Cara membuat lampu emergency tahan lama

Sudah berapa kali dalam waktu setahun Anda harus ganti lampu emergency entah itu karena rusak atau karena kita tidak pernah rajin untuk merawat seperti rajin untuk melakukan pengosongan dan pengisian battery yang terdapat didalamnya secara berkala 1 minggu sekali, untuk itu ada cara yang sangat mudah agar lampu emergency kita dapat bertahan lama dan bisa kita pakai terus menerus tanpa harus melakukan perawatan berkala, hanya melakukan perubahan kecil, ok ikuti langkah-langkah berikut ini:

Persiapkan Alat dan bahan seperti pada gambar berikut ini

20160111_125933_Richtone(HDR)1. Solder

2. Timah solder dan juga lotfet untuk membersihkan ujung solder

3. Obeng untuk membuka baut pada lampu emergency

4. Kabel USB

5. Power Bank dengan kapasitas Battery yg besar (semakin besar semakin tahan lama) kalau mau bikin sendiri bisa dilihat disini

https://utakatikmikro.com/2014/01/07/membuat-power-bank-sendiri-untuk-mengisi-battery-hp/

6. Perpanjangan port USB isi 4

Setelah semua alat dan bahan disiapkan maka tahap selanjutnya adalah membongkar lampu emergency dengan menggunakan obeng, buka semua baut yang menahan casing dari lampu emergency, lalu uraikan semua rangkaian dan kabel yang terdapat didalamnya, ingat berhati-hatilah jangan sampai ada kabel yang terputus atau terhubung singkat pada saat membongkar.

20160111_130250_Richtone(HDR)

20160111_130849_Richtone(HDR)

Setelah semua rangkaian dan kabel terurai dengan baik langkah selanjutnya adalah mengukur tegangan battery yang digunakan dalam lampu emergency, apabila tegangan yang terbaca pada multimeter/avometer adalah 5V maka lampu emergency siap untuk di modifikasi.

20160111_130602_Richtone(HDR)

Lihat pada rangkaian PCB yang terdapat pada lampu emergency, kemudian perhatikan gambar dibawah ini

20160111_130815_edit blog

bagian yang diberi lingkaran adalah bagian kabel yang harus dimodifikasi, untuk kabel yang berwarna biru merupakan kabel yang terhubung dengan listrik 220V AC, sedangkan kabel yang berwarna merah dan hitam merupakan kabel yang terhubung dengan battery, untuk kabel berwarna biru bisa anda hilangkan dengan cara memotongnya ataupun dengan mencopot solderannya, sedangkan untuk kabel berwarna merah dan hitam yang terhubung ke battery bisa Anda potong ditengah-tengah seperti pada gambar dibawah ini

20160111_132414_Richtone(HDR)

20160111_132720_Richtone(HDR)

Setelah kabel biru dicopot dan kabel merah dan hitam yang terhubung dengan battery di potong maka langkah selanjutnya adalah memotong kabel USB dan mengupas kulit luar kabel sehingga kabel didalamnya terlihat, seperti kabel USB pada umumnya maka Anda akan menemukan isi kabel berwarna merah, hitam, hijau, dan putih, lalu Anda dapat memotong kabel berwarna hijau dan putih dengan menyisakan kabel berwarna merah dan hitamnya saja seperti pada gambar dibawah ini

20160111_132927_Richtone(HDR)

20160111_133251_Richtone(HDR)Langkah selanjutanya Anda dapat menghubungkan kabel merah pada kabel USB dengan kabel merah yang terdapat didalam ragkaian lampu emergency, begitu juga dengan kabel berwarna hitam, dalam menghubungkan kabel disarankan untuk melakukan penyolderan dan dibungkus dengan isolasi listrik atau heatsring (selongsong bakar) seperti pada gambar dibawah ini

20160111_133818_Richtone(HDR)

20160111_134007_Richtone(HDR)

20160111_134022_Richtone(HDR)

20160111_134040_Richtone(HDR)

20160111_134831_Richtone(HDR)Setelah kabel USB dan kabel rangkaian pada lampu emergency terhubung dengan baik maka Anda dapat merangkainya kembali semua casing dan juga merapikan kabel USB seperti gambar diatas, dan lampu emergency siap untuk dicoba. hubungkan kabel USB tadi dengan power bank yang Anda punya dan seperti pada gambar dibawah lampu emergency menyala dengan baik dan dapat tahan lama menyalanya percobaan yang saya lakukan untuk power bank dengan kapasitas 5000mAh dapat menyala kisaran 8-10 jam ( beda merek beda, jadi jangan dijadikan patokan), tentu saja jika kapasitas power bank Anda lebih besar maka lamanya pemakaian lampu emergency juga akan lebih lama.

20160111_153449_Richtone(HDR)

Cukup mudah kan, selamat mencoba semoga mati lampu kali ini tidak membuat Anda jengkel karena masih bisa mendapatkan cahaya yang terang.

 

 

 

Advertisements

2 responses to “Cara membuat lampu emergency tahan lama

  1. lucu… itu sudah ada batre dan system portabel…malah dibuat ribet dengan menambah kabel dan powerbank..

    • memang lucu mas, karena batteray yang terdapat didalam sistem lampu emergency hanya tahan beberapa menit saja, apalagi kalau kita jarang melakukan perawatan rutin seperti mengosongkan dan mengisinya tiap minggu atau paling lama tiap satu bualan sekali pasti batteray akan cepat rusak dan lamanya waktu pemakaian juga semakin berkurang. makannya saya membuatnya lebih ribet dengan penambahan kabel dan power bank, karena power bank selalu digunakan tiap hari karena kebutuhan penggunaan HP yang tinggi jadi proses pengisian dan pengosongan battery terjadi tiap hari dan ini cenderung kondisi battery didalam power bank lebih baik, apalagi jumlah mAh dari power bank lebih besar dari battery yang ada di lampu emergency bawaanya, jadi lamanya penggunaan lampu emergencynya semakin lama, ya walaupun memang pada akhirnya batteray power bank juga akan memiliki umur tapi cenderung lebih lama rusaknya karena selalu digunakan. Oleh karena itu saya memang suka melucu dan ribet mas yang terpenting pada saat saya bawa trip ke suatu pulau yang tidak menemukan listrik saya tinggal bawa power bank dengan jumlah yang banyak dari rumah biar aman terkendali. Terimakasih sudah berkunjung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s